KONSEP CERITA
Konsep cerita dalam “ Bidadari Tersesat dan Termos Ajaib “ adalah sejenis komedi kontemporer yang mana didalamnya kami masukkan unsur-unsur komedi. Hal itu kami pertimbangkan sebagai salah satu cara dari kami agar drama yang kami tampilkan tidak membosankan dan sekaligus tidak menjenuhkan bagi para penikmat drama.
Cerita ini merupakan salah satu cerita yang diambil dari kumpulan drama-drama dari fakultas bahasa dan seni. Dan naskah ini telah kami rangkai dan kami revisi sedemikian rupa agar menarik bagi penonton.
SINOPSIS CERITA
Kisah dua insan manusia yaitu Adam dan Eva yang telah diusir dari Taman Firdaus oleh Santu Mikael. Namun selang beberapa tahun Adam dan Eva menghadap lagi ke Santu Mikael karena mempunyai masalah. Adapun masalahnya yaitu mereka telah mempunyai seorang anak, sewajarnya seorang anak meminum ASI akan tetapi seorang Eva tidak bisa melakukan tugas keibuannya disebabkan ASInya tidak mau keluar karena hal-hal tertentu. Maka Dario itu mereka menghadap ke Santu Mikael dan menceritakan segalanya..
Keputusan Santu Mikael adalah memberikan ijin kepada Adam dan Eva untuk mengambilkan susu untuk anaknya dari pohon susu yang ada di Taman Firdaus sehari hanya 3 kali. Ternyata keputusan yang telah diambil itu berat sebelah untung bagi Adam dan Eva sering membuiat masalah.
Hal ini membuat Santu Mikael mengadakan rapat dadakan bersama Tujuh Bidadari untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka dengan rapat itulah muncullah ide cemerlang dari Bidadari Kelima. Adapun caranya adalah dengan memasangkan alat yang lebih dikenal dengan nama Termos Ajaib. Alat itu akan dipasang pada tubuh Adam dan Eva supaya mereka tidak bolak-balik ke Taman Firdaus. Akhirnya 4 Bidadari segera menuju bumi untuk memasangkan Termos Ajaib tersebut dan berbekal PETA BUMI, ternyata pada waktu pemasangan itu Adam tidak ada di rumah sehingga kedua Termos itu dipasang dipasang di tubuh Eva dan sampai sekarang tetap terpasang disitu karena 4 Bidadari telah kehilangan peta untuk pulang.
2.KONSEP PANGGUNG
Dalam cerita ini terdiri dari 2 babak, konsep panggung sengaja kami buat sesederhana mungkin tetapi tidak mengurangi kesesuaian dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep panggung adalah Taman firdaus dan Bumi. Adapun poerperti yang kami pakai sebagai berikut :
1. 7 buah tongkat sebagai asesoris bidadari, selayaknya seorang bidadari harus memiliki tongkat untuk melengkapi karakter yang diperaninya dalam cerita tersebut.
2. 7 buah selendang bidadari, disamping dilengkapi dengan tongkat sang bidadari juga kami lengkapi dengan selendang sebagai hiasan diselempangkan dibadan agar kelihatan lebih meyakinkan karakter yang diperaninya.
3. 3 buah awan, kami juga membutuhkan 3 buah awan untuk menggambarkan background keadaan langit.
4. 1 buah kursi, kami juga menggunakan kursi untuk tempat duduk seorang raja, kita tahu identiknya seorang raja harus mempunyai singgasana.
5. 1 buah boneka bayi, kami menggunakan sebagai ganti bayi sungguhan yang dilahirkan Eva. Karena kami mustahil menghadirkan dan mengikutsrtakan bayi sungguhan.
6. 1 lembar kain panjang, kami menggunakannya untuk menutup para pemain pada waktu pemasangan termos ajaib.
3. KONSEP BUSANA
Dalam cerita ini terdiri dari 2 babak, konsep busana sengaja kami buat sesederhana mungkin tetapi tidak mengurangi kesesuaian dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep busana antara lain :
1. Santu mikael memakai jubah agar tampak layaknya seorang raja dan berwarna hitam agar kelihatan berwibawa, tegas dan menakutkan ( agak galak )
2. Adam memakai jas, celana kolor dan kaos oblong, tentu saja busana ini tidak dipakai sekaligus tetapi secara bergantian sesuaialur cerita. Adapun penggunaan celana kolor kaos oblong mengesankan karakter Si Adam itu ceroboh dan tidak tahu malu.
3. Eva memakai daster dan Kebaya, seperti halnya Adam busana Eva ini tidak dipakai sekaligus tetapi disesuaikan dengan alur cerita. Adapun penggunaan Daster agar Eva memberikan kesan agak gemuk dan body yang kurang seksi.
4. Bidadari memakai busana Kebaya agar memberikan kesan agak jaman terdahulu.
5. Dayang memakai pakaian dayang kami tidak memberikan busana Kebaya pada peran ini karena biar ada perbedaan antara Bidadari dengan Dayang.
6. Pengawal memakai pakaian layaknya seorang Pengawal Kerajaan.
4. KONSEP MUSIK
1. RnB, kami sengaja memasukkan musik aliran ini untuk mengawali adegan munculnya Santu Mikael yang terkesan Galak tetapi dibarengi unsure komedi. Musik ini kami anggap cocok arena bisa digunakan untuk menari.
2. Pop Inggris ( WestLife ), kami memasukkan musik ini dengan tujuan agar para penonton tidak terkesan bosan dengan cerita yang kami pentaskan dan karena cocok juga untuk mengiringi munculnya Adam dan Eva.
3. Pop Indonesia ( Jamrud ), kami memasukkan musik ini karena sangat cocok dengan alur cerita yaitu pada waktu Adam diusir dari Taman Firdaus dan dia mengucapkan terima kasih pada Santu Mikael.
4. Tangisan Bayi, kami memasukkan musik ini karena sangat cocok dengan alur cerita yaitu pada waktu anak Adam menangis karena ingin minum susu.
5. Dangdut ( Lagu Sedih ), kami memasukkan musik ini karena sangat cocok dengan alur cerita yaitu pada waktu Adam merasa sangat sedih sekali karena anaknya menangis terus.
6. RnB, musik ini berbeda dengan musik RnB yang awal. Musik kali ini untuk mengiringi munculnya Bidadari untuk menghadap Santu Mikael. Musik ini cocok karena Bidadari muncul dengan membawa tarian.
BIDADARI TERSESAT DAN TERMOS AJAIB
PARA PEMERAN
1. Sutradara
2. Santu Mikael
3. Adam
4. Eva
5. Bidadari 1
6. Bidadari 2
7. Bidadari 3
8. Bidadari 4
9. Bidadari 5
10. Bidadari 6
11. Bidadari 7
12. Dayang 1
13. Dayang 2
14. Pengawal
Sutradara : para hadirin yang kami muliakan, cerita yang kami pentaskan ini berdasarkan rekayasa penulis. Jadi kalau terdapat penyimpangan dari versi lain harap dimaklumi sebelumya. Adegan ini terjadi di Taman firdaus. Angin bertiup sepoi-sepoi basah dan pohon-pohon bergoyangan, burung-burung berkicau dan pelaku pertama tampil.
Mikael : Ha….. Ha…. (lupa dia jadi pemeran apa) Saya jadi apa ? (sambil mendekati Pengawal)
Pengawal : Santu mikael Ndik
Mikael : Oh ya
Saya adalah Santu Mikael, panglima besar segala macam bidadari yang ada dikawasan Taman Firdaus ini (menengok ke kanan dan kekiri) kok sepi….
(berteriak memangil) Adam…. Eva….. Dimana kalian ???
Adam : (Datang tergopoh-gopoh) saya di sini Om..
Mikael : Aduh kamu ini gimana ? sudah berapa kali saya bilang, kalau mau tampil lekas pakai celanamu. Kamu sudah ditunggu para penonton nih.
Adam : Bolehkah saya membawa eva ?
Mikael :Tentu saja boleh , dia kan istri kamu.
Adam : (tampil ke pentas dengan membawa Eva)
Saya dan istri saya sudah datang Om…?!
Mikael : Lho .. ngapain kalian kesini ? Apa dibelakang sana sudah tidak ada pekerjaan ?
(Lupa terhadap apa yang baru saja dia katakan, maklum sudah usia lanjut)
Adam : Lho Om ini Gimana ? Tadi kan Om yang suruh saya mengajak Eva ke sini ? Gimana sih ?
Mikael : (Berdiri sambil berjalan mengukuhkan pendapatnya) Perasaan saya dari tadi tidak menyuruh kalian untuk datang ke sini ?
Pengawal : (sambil memukul bahu Santu Mikael) Om bacakan Surat keputusan rapat kemarin ! (sambil menyodorkan surat)
Mikael : He.. kamu kok berani sekali main pukul aja sama atasanmu ?
Pengawal : Maaf, Om sendiri kan yang pelupa ?!?
Mikael : Dasar Pengawal kurang ajar. Sana cepat kembali ke tempatmu.
Dengarkan ……….
Berdasarkan keputusan rapat pleno no 1234/123/12/1/2006 SM. Menimbang a,b,c,d mengingat a,b,c,d. mendengar saran-saran pimpinan taman firdaus maka kami memutuskan bahwa kalian harus diusir dari Taman Firdaus ini. Dengan catatan kalau kalian mendapatkan kesulitan harap segera lapor kepada yang berwajib pada setiap jam kerja.
Adam : Apa diusir (kaget) ? kalau itu memang keputusan bersama, kami terima dengan senang hati
Eva : Aduh Mas, kita akhirnya diusir dari sini.
Adam : Jangan sedih manisku
Sutradara : Maka pergilah Adam dan Eva menuju tanah buangan, bumi yang keras dan hari- hari yang penuh kerja dan cucuran keringat. Disisi lain tahun berganti membuat Santu Mikael merasa kesepian.
Mikael Pengawal 3 tahun sudah aku ditinggakan Adam dan Eva sedih rasanya hatiku. Sekarang jika badanku pegal-pegal tidak ada yang mau mijitin aku, beda dengan saat Eva masih disini, sering kali dia mijitin aku. Sekarang aku merindukannya, tapi dia juga sering membuatku jengkel karena tingkahnya yang manja kepadaku.
Pengawal apa kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan sekarang ?
Pengawal : Ya tidak, itu kan badan Om….. Ya om sendiri dong yang merasakan jangan ajak-ajak saya.
Adam : (tok-tok-tok) Permisi……
Mikael : Pengawal (pengawalpun segera menghadap didepan santu mikael) coba kamu lihat siapa yang teriak-teriak diluar itu ?
Pengawal : Baik Om…. (menuju kea rah pintu)
Oh ternyata kamu Adam, ada apa kamu kesini ?
Adam : Ada keperluan penting, Om Mikaelnya ada ?
Pengawal : Ada Tunggu sebentar (mengahadap Satu Mikael)
Om Adam dan Eva datang ingin bertemu ? katanya ada keperluan penting.
Mikael : Suruh masuk !!!
Pengawal : (menuju ke arah pintu) Silahkan masuk !!!
Adam : Om, kami mempunyai kesulitan yang sangat besar nih.
Mikael : Aduh ….. kesulitan besar ?! Lho (sambil melihat kea rah Eva) kalian sudah mempunyai itu ? (tertawa terbahak-bahak)
Adam : Iya Om…(tersipu malu)
Mikael : Terus kesulitan kalian apa ? kalian ini kalau ada kesulitan aja, mau ke sini jika tidak ? mana mungkin kalian mau menjenguk Om….. Kesulitan apa ?
Adam : Semenjak kami diusir dari taman Firdaus ini kami di Bumi merasa kesepian Om…. Apalagi ditambah anak ini ? lengkap sudah penderitaan kami, kami binggung anak kami sering nangis terus, dia tidak mau minum air biasa, hanya mau minumsus dan gawatnya lagi ASI milik Eva tidak bisa keluar Om….. (sambil malu)
Eva : (sedikit malu) iya Om….. Gimana ? saya tidak tahu harus berbuat apa, selain kesini ?
Mikael : Aduh….. (mengaruk-garuk kepala) masalah lagi masalah lagi…
(berpikir lalu berdiri sambil berjalan-jalan) Demi kemanusiaan yang adil dan beradab, saya beri kesempatan kepada kalian 3 kali sehari untuk memberi minum anak kalian dengan mengambil susu secukupnya dari pohon susu. Karena pohon susu itu adalah kesukaan saya, jadi kalian hanya boleh mengambil secukupnya saja . mengerti………….????
Adam dan Eva : (serentak) Mengerti… Om
Adam : Terus pohon susunya mana Om ?
Mikael : Aduh……….. jadi kalian selama ini tidak tahu dimana pohon susu itu ?
Adam : Memang…..
Mikael : Pengawal antarkan mereka menuju pohon susu !
Pengawal : Om, saya juga tidak tahu dimana Pohon susu itu ? Itu kan kesukaan Om jadi yang tahu letaknya hanya Om !!?!?!?!
Mikale : hem betul juga . Ya sudah, ayo saya antarkan (sambil mau mengandeng Eva)
Adam : He …. He…. Om, main serobot aja , dia istri saya Om… (mengepalkan tangan di atas kepala santu Mikael)
Mikael : Iya –Iya saya mengerti , sedikit aja tidak boleh (Mengerutu)
Eva : Amboi…..sejuk sekali ! sejak kapan nih Om, dipasangi AC ?
Mikael : Masih banyak bicara , cepat lakukan tugasmu.!!!
(selang beberapa menit)
Adam dan Eva : Makasih susunya Om, kami pergi dulu !!
Mikael : Ya, Pergi sana jauh-jauh.
Suradara : Maka terjadilah apa yang harus terjadi. Kedatangan Adam dan Eva yang mondar- mandir 3 kali sehari membuat keadaan taman firdaus kacau balau. Taman yang semula bersih dan indah sekarang timbul bau yang tidak sedap karena Anak Eva yang sering ngompol. Sehingga keadaan itu mendorong Santu Mikael untuk mengadakan Rapat Darurat.
Mikael : (mengaruk-garuk kepala) Pusing………pusing…….kepala saya rasanya mau pecah. Pengawal…!!!
Pengawal : Iya Om ! ada apa ??? (menghadap di depan Santu Mikael)
Mikael : Tolong kamu panggilkan semua bidadari yang ada di taman firdaus ini !?!
Pengawal : Sekarang Om……
Mikael : Iya sekarang, masak Besok, Besok sudah tidak ada Drama ?!?!?!
Pengawal : (berteriak sekeras-kerasnya) Hai ketujuh Bidadari segera menghadap Raja Santu Mikael.
(Maka ketjuh bidadari itupun segera datang menghadap)
Mikael : Kalian tahu tidak ,Apa maksud dari berkumpulnya kalian ?
7 Bidadari : (serempak) Tidak
Mikael : Kalian tahu, Kalau kedatangan Adam dan Eva ke taman Firdaus ini mendatangkan banyak masalah dan pohon susu kesukaan saya sekarang menjadi kisut, karena kebanyakan disedot oleh anaknya Eva?!?
7 Bidadari : (serempak) Tidak tahu Om….!?!?
Mikael : Makanya kala tidak tahu sekarang didengarkan !!!!
Kedatangan mereka semakin memperbanyak tugas kita, sekaligus melengkapi masalah kita. Coba sekarang, jika anaknya ngompol, siapa yang ngepel ?
7 Bidadari : Ya Om……(serempak)
Mikael : Saya yang ngepel …. Coba sekarang kalau Eva sering tertidur, siapa yang membangunkan ?
7 Bidadari : Ya Om…..(serempak)
Mikael : Saya juga ………. Terus Tugas kalian itu apa ?
Bidadari 2 : Shopping.
Bidadari 3 : Jalan-jalan.
Mikael : Pokoknya saya tidak mau tahu, sekarang kita cari solusi agar Adam dan Eva tidak ke sini lagi.
Bidadari1 : Ihhh, memalukan Tanah Suci
Bidadari 2 : Tidak dapat dipertanggung jawabkan
Bidadari 3 : Subversi
Bidadari 4 : Harus ditindak secara tegas
Mkael : Iya saya tahu kondisi sekarang sperti itu ?!? tapi ujud tindakannya seperti apa?
Bidadari 5 : Saya tahu Om….karena julukan saya aadalah bidadari teknokrat.
Bidadari 6 : Halah .. kamu sombong banget sih .
Bidadari 7 : Aku juga bisa jadi bidadari teknokrat.
Mikael : Sudah….Sudah……jangan bertengkar , bertengkar itu tidak akan menyelesaikan masalah, malahan dapat menambahi masalah itu. Teknokrat cepat katakana !?!?!?!
Bidadari 1 : Cepat
Bidadari 2 : Katakan segera
Bidadari 3 : Kalau tidak kita akan celaka
Bidadari 4 : Jaga kelestarian taman firdaus ini
Bidadari 5 : Hindari krisis energi
Bidadari 6 : Terus giman caranya ? Giman caranya
Bidadari 7 : Iya gimana ayo jelaskan !!!!!
Mikael : Diam………… diam semua, biarkan teknokrat yang bicara.
Bidadari 5 : Minuman bayi adalah alat yang sangat vital dan fatal demi kebutuhan gizi dalam dirinya.
Lihat desain ini !!!!! (sambil menyodorkan sebuah desain ke tengah-tengah forum)
Semua : (mengerumuni) tertawa
Bidadari 1 : Fantastis
Bidadari 2 : Praktis
Bidadari 3 : Ekonomis
Bidadari 4 : Dan tahan lama
Bidadari 5 : Yang jadi soal, apakah anda setuju pembiayaannya ??
Mekael : Itu kan bisa diatur
Bidadari 6&7 : Itu mah gampang
Bidadari 5 : Terus kapan kami berangakat ?
Mekael : Tahun depan….ya….sekarang juga.
Bidadari 5 : Terus petanya mana , kita kan tidak tahu keadaan bumi seperti apa Om…?
MIkael : Iya –Iya betul juga ! (berfikir)
Pengawal tolong kamu ambilkan saya selembar kertas dan tanti , sekarang cepat !
Pengawal : (kaget) Tanti Om apa tidak salah …?
Mikael : Tanti…. Tanti ….ambilkan tinta . emangnya ada hubungan apa kamu dengan tanti kok kamu ingat dia terus ????
Pengawal : Lho yang bilang tanti tadi kan Om kok nyalahin saya . gimana ? dasar pelupa ? (sambil mengambilkan selembar kertas dan tinta di belakang)
Nih Om tintanya !?!?!?
Mikael : Makasih ya ? (sambil membuat peta jalur tujuan bidadari yang akan menuju bumi) Ini SK dan petanya. Awas jangan sampai hilang, kalau peta ini hilang kalian bisa tersesat.
Bidadari 5 : Baiklah kami beragkat sekarang !?!?
Mikaael : Iya hati-hati.
Sutradara : Maka melayanglah keempat bidadari turun ke bumi, mencari adam dan Eva untuk menunaiakan tugas suci. Tidak ada kesukaran untuk mencari rumah Adam karena pada waktu itu perumahan hanya ada satu saja.
Keempat bidadari : Selamat pagi………. Apakah di sini rumah keluarga Adam ?
Eva : Selamat pagi…..iya tidak salah lagi
Oh kalian, ada perlu apa kok jauh-jauh datang ke sini ?
Bidadari 5 : Berdasarkan surat keputusan rapat darurat cabinet taman firdaus, maka kami diberi tugas untuk memasangkan instalasi ini !!
Eva : Instalasi ?!? Instalasi apa ?
Bidadari 5 : Termos Ajaib
Eva : Oooooh….!!! Lalu apa gunanya barang itu ???
Bidadari 5 : Kalau termos ajaib ini kupasang di tubuhmu maka kamu tak perlu hilir mudik datang ke taman firdaus untuk memberikan minuma susu ke anakmu.
Eva : Aha…. Praktis dong !!
Bidadari 5 : Ekonomis
Eva : Enak nih
Bidadari 5 : Mana Adam ?
Eva : Dia sedang berburu. Ada keperluan apa ?
Bidadari 5 : Sebenarnya termos Ajaib ini harus kupasang padamu sebuah dan sebuah lagi di tubuh Adam, sehingga lebih efisien. Kalau kau pergi mencari kayu, Adam dapat menyusui anakmu.
Eva : Tapi sekarang Adam sedang tidak ada di rumah. Gimana ?
Bidadari 5 : Celaka waktu kami disini juga sangat terbatas. Kita masih banyak tugas di taman firdaus.
Bidadari 6 : Saya ada akal, gimana kalau sementara instalasi ini kedua-duanya kita pasang ditubuhnya Eva, kapan-kapan jika cuaca dan ada kesempatan saya akan melakukan pemindahan termos ajaib itu ke tubuh Adam. Gimana ??
Bidadari 5 : Ide bagus, tumben kamu bisa berpikir secemerlang kayak gini ?!?!?
Eva : Baiklah
Bidadari 5 : Duduklah dan tahan napas baik-baik dan jangan menjeri jika terasa geli [Sensor untuk 18+ ]
Bidadari 5 : Akhirnya selesai juga, Eva saying kamu tampak seksi sekali dengan termos Ajaib itu.
Sutradara : Maka pulanglah keempat bidadari, sesaat kemudian Adam datang
Eva : (berteriak girang) Mas termos ajaib instalasi baru !
Adam : Instalasi untuk apa ??
Eva : Instalasi baru khusus untuk anak kita, jadi kita tidak perlu lagi mondar-mandir lagi ke Taman Firdaus untuk memberi minum susu untuk anak kita.
Adam : Sekarang kau tampak sangat seksi dengan Termos itu ?!?!
Eva : Memang….. sebetulnya termos ajaib ini yang satu harus dipasang padamu mas, tetapi kamu tadi kan tidak ada dirumah, Oleh karena itu edua-duanya terpaksa dipasang ditubuhku, Mas.
Adam : Jadi termos itu yangsatu adalah kepunyaanku ??
Eva : Ya ! Untuk sementara dititipkan kepadaku , kapan-kapan jika bidadari datang kemari mereka siap melakukan pemindahan Termos ini ke tubuh Mas.
Adam : Kapan ?
Eva : Ya Kapan – kapan ?!?!
Adam : Ayuk kita coba ?!?!?
Sutradara : Hadirin gunting sensor terpaksa bertugas. Waktunya tidak cukup . singkat cerita keempat bidadari itu tidak pernah kembali ke bumi. Mereka kehilangan peta dan tersesat entah kemana. Mereka lepas dari orbitnya. Sehingga dengan demikian instalasi termos ajaib itu tetap terpasang di tubuh Eva. Tentu hal itu menimbulkan kesulitan bagi Eva. Instalasi itu lebih banyak mnganggu daripada membantu. Kesimpulan cerita : sampai kini termos Ajaib itu tetap dibawa Eva dan anak-anak keturunannya maka kalau seklai tempo Adam dan keturunannya ingat akan barangnya sejenak. Pada saat-saat yang gawat itulah bahkan ia ingin mengambil termos itu… tetapi apa daya buku petunjuk bongkar pasang instalasi termos ajaib itu hilang bersama keempat bidadari. Alhasil adam tahu bahwa termos ajaib itu miliknya juga, tetapi dengan tersesatnya keempat bidadari itu maka termos ajaib itu tetap diparkir di situ . untunglah bagi kaum Adam, sebab Eva cukup baik hati. Karena ongkos parker dan biaya pemeliharaan tidak ditarik. Demikianlah kisah Termos Ajaib
sumber : http://mbahbrata.wordpress.com
Tampilkan postingan dengan label NASKAH DRAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASKAH DRAMA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 Oktober 2012
Naskah Drama "Persahabatan Mahal Harganya"
Naskah Drama "Persahabatan Mahal Harganya"
PERSAHABATAN MAHAL HARGANNYA
PEMAIN
• Dinny Anggraini ( Dini )
• Lamria Raya FB ( Ria )
• Dwi Ayu Lita ( Lita )
• Irnawati .M ( Irna )
• Nur Azhari Rachmadani ( Dani )
• Siska Pratiwi ( Dokter )
LATAR
Di kantin sekolah yang sepi, dengan pohon yang rindang, dan angin yang sepoi-sepoi menyapu rambut Ria, Lita, Wati,dan Nur, 5 sahabat yang selalu terlihat kompak satu sama lainnya tetapi kurang 1. Mereka sedang duduk dikantin sambil berbincang-bincang. Kemudian datang Dini menghampiri mereka ber empat.
Dini : Eh ngapain loe semua kekantin, koc nggak ngajak-ngajak sih?
Ria : Gimana mau ngajak orang loe sendiri lagi asyik ngobrol di telpon!
Ma sapa sich??
Cerita-cerita dunk kalau punya gebetan baru?
Dani : Ia nich mentang-mentang punya gebetan baru jadi sombong? Udah jarang-jarang ngumpul sama kita-kita.
Irna : Eh udah jangan kebanyakan nyalahin Anggi! Kasian tuch mukanya udah melas gitu?
Dini : Enak aja muka w melas!! Muka loe semua tuch yang kusut kaya baju belom disetrika. So loe pasti pada penasarankan ngedengerin cerita w?
Ria : Udah tau kita pada penasaran yaudah dech cepetan kasih tau kita?
Dini : W nggak mau cerita dulu ah…
Dani : Mau bikin kita mati penasarannya?
Dini : Bukan gitu ,, liat tuch Nur sama Lita kerjaannya narsis mulu !!!
Foto-foto mulu dari tadi ,, w sih nggak papa tapi kasian di handphonenya pasti langsung rusak …
Dani : Eh sialan lue pada … Orang muka cakep-cakep gini !!!
Lita : Kecuali kalau yang di foto itu muka loe nggi ,, pasti nich handphone langsung kita bawa ketukang service handphone?
Dini : Ah dasar loe berdua emang klop ,, kalau lagi akur aja cooperative banget, tapi kalau nggak berntem ala tom and jerry mah lewat …
Ria : Udah tahu nggak sabaran,, (bersungut-sungut sambil tampang muka BT)
Irna : Udah dech jadi pada berantem gini .. Tiwi, Lita udahan dunk narsisnya pengen dengerin nggak sich ceritanya Anggi !! Liat tuch Ria sama Nur udah nggak sabaran,, ngoceh-ngoceh nggak jelas gitu dech !!
( Disaat mereka sedang asyik bersendau gurau, tiba – tiba bel sekolah berbunyi menandakan waktu istirahat sudah habis.)
(Rekaman)
Guru :(Bel berbunyi :Tetttttttt ...) waktu istirahat sudah habis ,,, harap semuanya masuk ke kelas masing-masing !! jangan ada yang berkeliaran dilapangan maupun dikantin. Sekian dan terimakasih.
Dini : Yach udah bel ntar aja ceritannya kita lanjutin … Mendingan masuk! loe taukan sekarang pelajaran siapa??
Lita : Oh yach sekarangkan pelajaran Pkn,, mana w belum ngerjain PR di LKS lagi ,, Kalu gitu mendingan kita cepetan masuk daripada ntar w kena omelan ?? Masih sempet nyalin nggak yach?
Dini : Makanya jangan narsis melulu??
Ria : Makannya sich enakan ditraktir.. yach nggak??
BABAK II
(Saat jam pelajaran kosong, Ria,Lita,Anggi,Wati,dan Nur sedang berbincang – bincang untuk mendengarkan cerita Anggi.)
Ria : Ngi, katanya tadi lo mau cerita. Ya udah cepetan ceritany kelamaan !!
Lita : Eh ntar dulu??
Dini : Kenapa? Udah nggak penasaran lagi sama cerita w?
Lita : Bukan? Liat tuch mukanya Wati kenapa tiba-tiba pucet gitu?
Dini : Oh yach? Wat loe kenapa? Sakit yach ,,
Lita : Yaiyalah pasti,, liat mukanya ajah udah pengen pingsan ! mending kita turun terus bawa kerumah sakit?
Irna : W nggak kenapa-napa koc cumah nggak enak badan aja? W cuma butuh istirah!!
Ria : Gimana nggak kenapa-napa ??
Irna : Iya,gw nggak kenapa – napa kok. Lo lanjutin aja ceritanya,Ngi
Dini : Ok kalau gitu. Gw akan cerita,so gw harap semuanya mendengarkan cerita gw iaaa..
( Disaat Anggi ingin bercerita,tiba – tiba bel sekolah berbunyi kembali menandakam pelajaran telah usai. Akhirnya mereka pun bersepakat untuk pulang.)
Dini : ya udah bel,padahal baru gw mau cerita. Huh (dengan muka kesel)
Ria : Eh gimana kalau ceritanya dihum gw aja,,sekalian dah lama kan gag ke hum gw.
Lita : ya udah,gw juga dah lama gag makan gratis nhe.. hha (sambil tertawa)
Dini : ah lo emang maunya yang gratisan! Gw si ok2 aja. Klo lo gimana?
Irna : ya udah gw ikut,tapi pulangnya jangan kemalaman iaaa
Ria : ya udah cabut yuk…
(Diperjalanan mereka menuju rumah Ria. Tiba-tiba Irna pingsan. Dini,Lita,dan Ria pun terkejut melihat Irna.)
Ria : Eh,,ini kenapa Irna. Kok bisa pingsan (sambil menapah Irna.)
Dini : Lita,Nur cepet stopin taxi !!
Lita : Sekarang ?
Dini :Gag besok!! Ya sekarang lah!!
Dani : Eh udah dech cepetan panas tau!
Ria : Udah dech gw aja,dah begini amsih aja berdebat.
( Setelah beberapa saat menunggu. Taxi pun datang, dan mereka langsung membawa Irna ke rumah sakit.)
Ria : Eh, itu taxinya udah datang,,
Dani : ya udah kita angkat sekarang.
(Mengangkat Irna)
(Akhirnya Irna dibawa dengan taxi ke RS dan setelah diperiksa dokter,, dokter keluar dan bertanya siapa keluarganya ??)
Lita : Dok kita semua sahabatnya?
Dokter : Orang Tua nya kemana?
Lita : Kita semua udah menghubungi mereka dok,, tetapi nihil?
Dini : Mang kenapa Dok?
Irna memang sakit apa dok?
Dokter : Irna harus direhabilitasi karena dari hasil lab menyatakan bahwa saudara Irna mengkonsumsi obat-obatan terlarang jenis Ekstesi dan itu lumayan berbahaya!! Karena bisa menyebabkan ketergantungan juga.
Dini : Nggak mungkin dok ,, nggak mungkin ,,
Irna itu sahabat kita yang paling menentang banget adanya obat-obatan terlarang kaya gitu dok!!
Dokter : Saya nggak tau tapi dari hasil urin menyatakan Irna memang pemakai obat-obatan terlarang tersebut! Kalau begitu silakan kalian urus administrasinya dikasir dan sebisa mungkin beritahu keluarganya?
Dani : Baik dok ,, kita semua akan menghubungi orang tuanya?
Tetapi apa kami boleh masuk untuk melihat keadaannya dok?
Dokter : Silakan, tetapi jangan lama-lama karena pasien harus banyak-banyak istirahat. Kalau begitu saya tinggal dulu!
Dani : Baik dok?
(Setelah Lita, Dani, Ria, dan Dini masuk kedalam,, semua diam membisu melihat keadaan Irna yang sangat pucat dan sepertinya Irna sedang menahan sakit yang sang hebat. Karena semua diam akhirnya Dini mulai angkat bicara.)
Dini : Na,, kalau loe emang sedang punya masalah, seharusnya loe cerita sama kita-kita… pasti kita bantuin koc?
Irna : Loe bilang w harus cerita kalau w punya masalah, seharusnya loe mikir dong? Kenapa sich kalian nggak pernah peka atau pengertian sama w?
Ria : Kita semua ngertiin loe koc?
Dani : Emang apa sih salah kita wat?
Irna : Salah kalian adalah kalian selalu saja pengen tau tentang Dini, kenapa dia seneng? kenapa sedih? Hidup Dini perfect. Dulu kalian pasti pengen tau tetapi apa sekarang kalian berubah? apa kalian tahu orang tua w udah mau cerai karena mereka sama-sama selingkuh.
Dini : Maafin gw Na,, w nggak pernah bermaksud mengambil perhatian mereka semua kaya begitu ??
Irna : Tapi loe udah ngambil semuanya? Apa loe sengaja negelakuin ini semua?
Apa loe nggak nyadar setelah loe masuk jadi kelompok w loe ngambil alih semua tempat w? Loe selalu jadi pendengar mereka dan tempat solusi yang tapat dan loe selalu punya cerita yang membuat mereka penasaran. Tetapi ada satu lagi loe sekarang yang jadi leader ( Pemimpin ) di kelompok ini!! Ngerti loe?
Mendingan loe pergi dari sini dan jangan pernah anggap w sahabat lagi dan buat kalian terserah kalian mau pilih w atau Dini?
(Rekaman lagu OH .., TEGANNYA)
Dini : Nggak Na, biar w aja yang mundur mereka lebih dulu sahabatan+- sama loe ketimbang w jadi mending w aja yang mundur?
Ok kalau begitu,, w keluar dulu semuanya w pamit! Semoga cepat sembuhnya Na?
Irna : (Dengan membuang muka, Irna berkata)
Gw nggak butuh doa loe karena semakin loe doain w semakin lama w di RS ini. Ngerti loe?
(Dini pun pergi meninggalkan Irna dan menunggu yang lain diruang tunggu RS)
(Mereka pun bersepakat untuk meninggalkan Irna. Karena mereka mengerti Irnaharus banyak istirahat dan sedang tidak ingin diganggu,apalagi dengan masalah yang sedang menimpa Irna. Mereka pun bersepakat untuk pulang.)
Ria : Ok. Kalau lo emang lagi mau sendiri. Kita ngerti mungkin ini berat buat lo.
Tapi 1 yang perlu lo ingat , gw dan yang lainnya selalu ada buat lo. Kita semua sayang sama lo. Jadi kalau lo ada masalah plz cerita sama kita. Kita berusaha buat bantu kok.
Dini : Iya..Maaf kalau selama ini lo mikir begitu, Tapi asli gw gag ada niatan buat bg2.
Lita : Cepat sembuh yaa.
Dini : Kita pulang dulu yaa ,Na.
( Sesampai di rumahnya Ria,Dini merasa bersalah kepada Irna. Ia terus menerus merenung apa
yang dikatakan oleh Irna tadi.)
Dini : Gw benar2 gag enak sama Irna nhe. Apa yang dibilang Irna itu benar ya?
Ria : kalau gw boleh jujur , yang dibilang dia ada benernya juga. Karena gw sadar selama ini kita jarang bahkan gag pernah buat care sama dy. Apa lagi untuk Tanya dy lg knp aja,kita sering gag peduli
Lita : iya tau, kita selalu ngeledekin dy. Kasihan tau Wati. Dy mesti mendam masalahnya
sendirian.
Dani : gw setuju, apa lagi selama ini setia bgt tuch dengerin curhat2 kita. Tapi kitanya boro2,yang ada cuman ngeledekin dy aja semenjak ada loe.*
Dini : Iya gw juga ngerasa gag enak nhe.
Lita : padahal kan arti sahabat kan saling ngedukung satu sama lain. Kayak lagunya Nidji
Yang judulnya “Arti Sahabat.” Dengerin dech.
( mereka mendengarkan lagu Nidji “Arti Sahabat” )
Ria : Iya benar banget tuch,, besok kan Irna dah pulang dari Rehabilitasi. Gimana
Kalau kita minta maaf sama Irna.
Dini : Iya udah,, gw gag mau persahabatan kita hancur cuman karena kegoisan gw aja.
Dani : gw juga gag mau Irna malah tambah sakit gara2 mikirin masalah ini.
Lita : Horee,, akhirnya kita baikan lagi…hhe
(2 bulan kemudian, Wati keluar dari tempat Rehabilitasi di Jakarta. Dan kembli masuk sekolah. Tetapi saat itu Lita, Dani, Ria belum ada yang datang. Tetapi ada amplop diatas mejanya?
Wati : Merobek amplop dan mulai membacanya
(Rekaman surat dari Dini)
Dari Anggi untuk Irna sahabat terbaik w
Mungkin loe memang nggak mau ngobrol dengan w, tetapi apa loe juga nggak mau membaca surat w ini. W membuatkan loe sebait puisi memang ini bukan puisi yang dari seorang penulis yang tekenal tetapi ini hanylah coretan-coretan tinta yang sangat berharga untuk w buat loe Irna sahabat terbaik w.
Persahabatan itu
ibarat tanaman ia pun harus
Diprlihara,disiram & dipupuki
Persahabatan juga sama
Membutuhkan saling mengerti,
Tolong-menolong, & keterbukaan
Pujilah ia dikala ia berprestasi
Bantulah disaat ia kesulitan
Hapuslah air matanya waktu ia sedih
Sehingga kita bisa tertawa
Dan bahagia bersama-sama
Walaupun kita tidak pernah
Mengetahui kapan datangnya itu semua
Mungkin w nggak bisa ngsih apa yang w tulis ini tetapi w harap loe mau maafin w. Karena itu aja sudah lebih dari cukup dan w nggak akan pernah minta loe buat jadi sahabat w lagi.
Tetapi kalau loe sudah baca surat w ini dan mau maafin w, loe akan w tunggu dikantin sekolah mau kan? Aku mohon sama loe berikan aku sedikit ucapan atau 3 kata “W MAAFIN LOE” itu saja udah cukup koc?
(Rekaman lagu TERBAIK UNTUKMU)
Dini : (Melamun, memikirkan Wati sambil bergumam dengan lirih)
apakah Wati akan menerima maafnya setelah apa yang tejadi?\
Irna : (Tetapi tampa disadari Irna.. kaki, pikiran, dan hatinya bergerak menuju kekantin. Dan dengan tampa disadari Wati juga... Wati memeluk Anggi dengan erat dan berkata )
Anggi maafin w karena terlalu egois dan iri sama loe? Padahal nggak seharusnya w kaya begitu!!
Dini : W maafin loe koc, malah seharusnya w kan yang minta maaf karena w yang duluan salah. Udah ngambil posisi loe, tetapi beneran w ngelkuin itu tampa sengaja koc?
Irna : Sekali lagi maafin w yach,, w sayang sama banget sama loe dan satu lagi kalau loe emang bener-bener pengen maaf dari w ada 1 syarat lagi, mau g?
Dini : Sambil melepaskan pelukannya, Anggi berkata apaan lagi? Tetapi jangan yang mahal-mahalnya?
Irna : Mahallah, tetapi w yakin loe pasti sanggup?
Dini : Paan?
Irna : W pengen loe jadi sahabat terbaik w, gimana?
Dini : Ah kalau itu sih nggak mahal lagi, tampa loe jadiin itu syarat w juga mau koc jadi sahabat terbaik loe?
Irna : Asal loe tau? Sahabat itu mahal harganya karena w yakin yang jadi sahabat loe pasti beruntung banget karena jadi sahabat loe itu mahal harganya?
Dini : Bisa ditawar koc kalau loe yang beli?
Lita : Kalau begitu kita ikut nawar hagra juga deh, soalnya kita kan juga pengen jadi sahabat kalian?
Dani & Ria : Eh emang tiwi sama Lita aja kita berdua juga pengen bareng kali jadi sahabat kaian?
Dini : Wat kayanya banyak nich gim,ana kalau satu orang Rp. 100.000 lumayan buat belanja?
Irna : bener juga?
Dani & Lita : Enak aja !!
Irna : Ih ngomongnya kompak ntar anaknya kembar siam semua loe?
Dini : Yaudah sekarang berarti kita temenan lagi nich? Mendingan sekarang kita janji? Akan selalu tebuka, jujur dan saling menolong apaun masalahnya. Tetapi kita juga akan menghormati adanya rahasia atau seenggaknya privasi lah soalnya asal loe tau aja w cape tau cerita kehidupan w semendetail itu.
Tetapi bercan dech?
Ria : I agree. Because ..
Lita : Jangan so inggris dech loe w nggak ngerti tau?
Dani : Ia dech bener loe Ta, Ria nich belagu. Mentang-mentang les
Dini : Ah kalau loe tuch emang blosnong?
Wati : Udah-udah baru temenan udah ribur lagi pokoknya kita semua setujukan sama apa yang udah kita janjiin itu.
Dini : Semuanya ...
Lita,Ria,Dani: bersama-sama mengucapkan ”iya bu?
(Rekaman lagu BUKAN BINTANG BIASA)
SELESAI
sumber : http://dinnyanggraini.blogspot.com
Naskah Drama (Arti Sahabat)
Arti Sahabat
Bintang yang setia pada malam, begitu pula kesetiaan embun menemani pagi. Matahari yang tak pernah lelah terangi dunia ini. Seperti itulah persahabatan, selalu setia tanpa diminta. Saling mengerti tanpa harus memohon. Tak ada satupun orang di dunia ini yang hidup tanpa persahabatan, persahabatan adalah kisah terindah yang tak terlupakan bagi setiap insan yang pernah merasakannya.
Luna, Satrya, Olive, Bondan dan Meta sedang duduk bergerombol bersama. Mereka mengobrol, bernyanyi sambil sesekali tertawa lantang, saling menjahili satu sama lain. Sungguh seperti sebuah keluarga yang harmonis.
Karena merasa iri hati, Lexa dan Tita yang tak mempunyai banyak teman datang untuk mengacaukan suasana.
Lexa : “Idih…!! suara pas-pasan aja sok mau nyanyi! Diem aja deh mendingan,” (dengan wajah menghina)
Bondan : “Eh.. suka-suka dong! Kayak suara kamu aja yang paling enak, KD kalah cempreng tuu!”
Semua anak di tempat itu tertawa keras, kecuali Lexa dan Tita yang rautnya berubah menjadi tak karuan. Bondan dan kawan-kawannya pun melanjutkan obrolan mereka lagi tanpa menghiraukan Lexa dan Tita.
Lexa dan Tita : (pergi meninggalkn tempat dengan wajah berlipat)
Bondan : “Hmm.. sorry fren, aku balik duluan ya? Ada janji buat latihan, maklum mau ada konser amal kecil-kecilan gitu..”
Meta : “Duh, sibuknya! Ya udah buruan berangkat, ati-ati!” (sambil melambai-lambaikan tangan)
Olive : “Waduh.. panggilan alam nih, aku ke toilet dulu yah..? (buru-buru meninggalkan anak-anak yang lain)
Luna : “Hmm, dateng lagi deh ‘langganannya’! Dasar gak berubah.. haha..”(menggeleng-gelengkan kepala)
Meta : “Hahaha, biasa lah, Na. Kalo nggak gitu, bukan Olive namanya,”
Luna : “Eh, haus nih.. minum es enak kali ya??”
Satrya : “Iya juga ya. Oke kalo gitu aku beli es dulu ya, tunggu di sini aja sama Meta,” (berlalu pergi meninggalkan Luna dan Meta)
Meta : “Na.. sebenernya beberapa bulan ini ada yang beda dari aku, aku udah nggak bisa nyembunyiin ini semua. Dan menurutku cuma kamu yang bisa jaga rahasia ini.”
Luna : “Rahasia? Cerita aja, Ta.. kita kan temenan udah lama. Lagian aku udah siap kok buat jadi pendengar yang baik,” (berusaha meyakinkan Meta)
Tanpa mereka sadari, Satrya berdiri di kejauhan dengan beberapa bungkus es di tangannya. Satrya melihat Luna dan Meta sedang asyik bercerita, dan mengurungkan niatnya untuk menghampiri mereka. Ia melamun. Dan saat tersadar dari lamunannya, ia menuju Meta dan Luna, dan tersentak ia terkejut mendengar ucapan Meta.
Meta : “Aku.. su—ka Bondan!!” (dengan terbata-bata)
Satrya : “Hah..?! Meta suka Bondan??” (berkata lirih)
Kebetulan Olive juga sudah datang.
Olive : “Hah?!” (datang tiba-tiba dan mendengar ucapan Meta yang membuatnya kesal)
Di saat itu pula pertengkaran terjadi.
Luna : “Eh, kalian udah pada balik!” (sambil tersenyum dengan sapaan halus)
Olive : “Ta.. serius kamu suka Bondan??”
Meta : “Hmm.. ngomong apa sih, kamu..? (pura-pura tidak tahu)
Olive : “Halah..!! gak usah bo’ong deh.. aku denger kok!” (dengan nada agak tinggi)
Luna : “Kamu salah denger, kali?” (berusaha menengahi)
Olive : “Ta, kayaknya kamu juga harus tahu! Aku suka ama Bondan udah lama banget, kamu nggak boleh gitu dong!! Kayak nggak ada yang lain aja?!” (marah-marah)
Satrya : “Heh udah diem semua!!” (berusaha menandingi nada tinggi Olive dan Meta)
Meta : “Oh gitu ya?! Berarti kamu tuh yang ngerebut gebetan temen sendiri, kamu aja yang naksir ama cowok laen, ngapain pake nyuruh aku??” (balik marah)
Keadaan semakin parah karena tidak ada yang mau mengalah.
Luna : “Udah, udah… jangan bertengkar cuma gara-gara masalah cowok!” (berusaha melerai)
Satrya : “Kita udah temenan lama, jangan sampai semua rusak cuma karena masalah sepele kayak gini!” (berkata paling bijak)
Olive : (meninggalkan teman-temannya dan pergi menyendiri)
-Script 1-
Sialnya, dua orang yang sangat membenci Bondan cs mengetahui perkara ini. Alexa memanfaatkan keadaan ini untuk menghancurkan persahabatan mereka berlima. Dengan satu-satunya teman setia yaitu Tita, mereka mempengaruhi Olive supaya memusuhi dan membenci semua sahabatnya itu.
Olive : (duduk termenung, sendiri, dan terdiam)
Alexa : “Ehm.. kok cemberut sih??” (berusaha menarik simpati Olive)
Tita : “Ada masalah ya, Liv?”
Olive : “Katanya sahabat, masak harus naksir cowok yang sama?! Bete banget, kan??” (berkata dengan nada ketus)
Lexa : “Sabar aja deh. Mending sementara nggak usah temenan deh sama mereka. Nanti kan jadi saingan yang nggak sehat!” (merayu)
Tita : “Iya, bener tuh,” (meyakinkan Olive)
Olive : “Gitu, ya..?”
Lexa : “Gini aja, mending mulai sekarang kamu gabung ama kita berdua. Nanti kita akan bantu kamu ngalahin si Meta gingsul itu!”
Tita : “Iya, bener, Liv. Kita bela kamu kok”
Olive : “Emang boleh..??”
Tita dan Lexa : “Ya boleh, lah!!”
Olive hanya tersenyum, entah benar atau tidak keputusannya ini, dia tidak begitu peduli saat itu.
-Script 2-
Di sisi lain, keadaan rumah tangga orang tua Luna sedang dilanda pertengkaran hebat. Papanya yang selalu marah-marah bersikap keras dan memukul Mama Luna. Sementara itu Aldo, adik Luna hanya bisa diam tanpa mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
Papa Pratama : “Kamu ini bisanya bikin susah suami aja!!” (membentak-bentak Mama Mey)
Mama Mey : “Aku salah apa, Pa..??”
Papa Pratama : “Kerjaan kamu seharian cuma shopping, arisan, ngumpul sama temen-temen. Nggak pernah ada di rumah. Liat ni anak kamu jadi nggak keurus!”
Mama Mey : “Tapi Papa juga sibuk sendiri sama klien-klien di kantor. Nggak peduli sama istri dan anak-anak!!” (menangis dan memeluk Aldo)
Papa Pratama : (Plaak..!! tmparan keras singgah di wajah Mama Mey)
Aldo : “Ma, Papa kok mukul-mukul Mama..?” (dengan penuh kepolosan)
Mama Mey : (menangis)
Di saat itu pula Luna datang dan terkejut melihat semua yang terjadi.
Luna : “Mama…?!” (datang memeluk Mama Mey)
-Script 3-
Keesokan harinya..
Satrya menceritakan semua yang terjadi kemarin antara Meta dan Olive. Sekejap terkejutlah Bondan mendengar semua itu.
Satrya : “Menurutku kamu hrus cepet bikin keputusan. Kasih kepastian buat mereka berdua. Aku nggak mau mereka bertengkar terlalu lama.”
Bondan : “Oke, oke..! aku bakal berusaha jelasin semuanya biar mereka nggak bertengkar sia-sia,”
Bondan pun berusaha menemui Meta dan Olive hari itu juga. Namun sayang, hanya Meta yang mau menerima keputusan Bondan, sedangkan Olive lebih memilih menghindarinya.
Bondan : “Ta, Satrya udah nyeritain semua ke aku tentang yang kemarin. Bener kamu suka aku..?” (berusaha memastikan)
Meta : “Satrya nggak bohong kok soal yang kemarin itu!”
Bondan : “Gini, Ta. Sebelumnya aku minta maaf. Soalnya gara-gara aku kamu jadi tengkar ama Olive. Bukannya apa-apa, tapi buat waktu dekat ini aku lagi nggak pengen mikirin cewek. Aku masih mau serius di dunia musikku,” (menerangkan dengan bijaksana)
Meta : “Oke. Aku ngerti kok. Cuma kayaknya sekarang Olive udah terlanjur terpengaruh sama Alexa. Kayaknya bakal sulit buat ngembaliin dia kayak dulu lagi,” (sambil mendesah putus asa)
Olive, Lexa, dan Tita : (berjalan melewati Bondan dan Meta, namun bersikap tak acuh dan sama sekali tak peduli)
Bondan : “Olive?”
Olive : (berjalan terus tanpa henti)
-Script 4-
Mendekati Aldo adalah salah satu cara yang dipakai Satrya untuk menarik perhatian Luna. Hari ini pun Satrya akan mengunjungi rumah Luna. Dan di perjalanannya menuju rumah Luna, ia melihat Aldo tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Sepertinya ia menjadi korban tabrak lari. Cepat-cepat Satrya membawa Aldo ke Rumah Sakit.
Sesampainya di Rumah Sakit…
Satrya : “Halo, Luna? Adek kamu di RS. Dia habis ketabrak kendaraan, cepetan kamu ke Rumah Sakit—mm, Cempaka Husada,” (langsung berbicara begitu suara di seberang telepon menjawab)
Luna : “Hah, sekarang keadaannya gimana?!” (panik)
Satrya : “Udah tenang aja, yang penting kamu sekarang cepetan ke sini! Jangan lupa bilangin Mama dan Papamu!”
Dan tak lama kemudian Luna datang terengah-engah, sambil berlari tergesa-gesa.
Luna : “Ya ampun…. Aldo!!” (begitu melihat Aldo)
Satrya : “Dokter udah periksa dia, katanya luka di kepalanya itu nggak terlalu parah, kok,” (berusaha menenangkn Luna)
Luna : “Syukur deh kalo gitu..” (mendesah lega)
Satrya : “Hmm.. aku ke toilet dulu ya. Kamu di sini aja jagain Aldo sambil nunggu ortumu dateng,”
Luna : “Iya, tapi jangan lama-lama. Aku takut sendirian di sini,”
Satrya : “Oke,”
Saat Satrya berada di toilet, dia ingat akan teman-temannya yang pasti juga harus diberitahu tentang ini. Tanpa menunggu lagi, Satrya segera menelepon Meta dan Bondan.
Setelah selesai memberitahu mereka, Satrya keluar dari toilet dan hendak berjalan kembali ke ruang rawat. Saat ia berjalan, tiba-tiba bahunya tertabrak dengan bahu seseorang. Betapa kagetnya Satrya saat melihat ternyata bahu yang ia tabrak adalah bahu Olive.
Olive : “Aduuh…!” (sambil memegangi bahunya)
Satrya : “Oh, maaf, maaf.. Nggak sengaja, lagi buru-buru,”
Olive : “Iya, iya. Nggak apa-apa kok,”
Satrya : “.. lho? Olive?? Ngapain kamu di sini..?”
Olive : “Eh, Satrya.. Iya, aku habis nganterin Mama check up, tapi aku ada perlu, jadi Mamaku pulang duluan. Terus.. kamu sendiri nagapain di sini?”
Satrya : “Ini, Aldo adiknya Luna ketabrak, sekarang lagi dirawat di kamar 555. Ini aku lagi nungguin Bondan ama Meta dateng,”
Olive : “Oh…”
Satrya : “Kamu masih marah sama Meta? Sama kita juga?”
Olive : “Ngg… nggak sih. Agak sebel aja. Emang kenapa?”
Satrya : “Liv, aku cuma mau beritau, Alexa itu bukan orang yang baik. Dia manfaatin keadaan kita yang lagi retak ini dengan menghasut kamu. Inget Liv, kita udah lama sahabatan. Kita semua tau siapa aja yang layak diajak temenan. Dan Alexa nggak termasuk dalam kategori itu. Dia itu cuma mau ngehancurin kita aja..”
Olive : “Tapi si Meta itu lho..” (memasang wajah kecut)
Satrya : “Bondan udah jelasin ke Meta dan Meta ngerti, kok. Masa kamu nggak bisa ngerti??”
Olive : “Mmmh.. gimana ya?? Iya sih, aku liat Alexa itu nggak baik. Mm..”
Satrya : (menunggu Olive sambil menatap matanya tajam)
Olive :”.. mungkin aku pikir aku minta maaf aja ya ama Meta…?”
Satrya : “Naah, gitu dong! Ya udah, kamu ikut aku aja ke kamarnya Aldo. Nanti kita tunggu Meta ama Bondan dateng,”
Olive : “Ya udah deh, yuk. Eh.. tapi aku ke toilet dulu ya. Kamu jalan aja duluan, ntar aku nyusul kok,”
Satrya : “Oke, cepetan ya!” (langsung pergi)
Sementara itu…
Mama Mey : “Aldo!! Anakku sayang,”
Papa Pratama : “Liat ini! Ngurus anak aja nggak becus!!” (menyalahkan Mama Mey atas apa yang terjadi)
Mama Mey : “Ini juga salah Papa! Selalu sibuk sampai nggak punya waktu buat nemenin Aldo main!” (balik menyalahkan)
Luna : “Udah berhenti..!! Mama sama Papa kelakuannya sama aja! Aldo lagi sakit masih aja bertengkar, Luna capek, Ma, Pa, dengerinnya!! Masalah itu gak bakal selesai kalau nggak diselesaiin baik-baik.. Yang ada kejadian malah tambah berantakan, coba deh Papa sama Mama ngertiin aku sama Aldo. Kita nggk pengen Papa-Mama tengkar terus! Luna mohon dong Pa, Ma!!” (sedikit menangis)
Aldo : “Mama.. Papa.. Kak Luna..” (tersadar dari pingsannya)
Papa Pratama : “Mama.. Aldo.. Luna.. Papa minta maaf ya? Papa janji bakal nyediain waktu buat ngumpul bareng-bareng kalian semua. Papa sadar selama ini Papa terlalu sibuk di kantor,” (berbicara setelah termenung sejenak)
Aldo : “Iya.. kita semua maafin Papa! Tapi Papa janji ya gak boleh mukul Mama lagi..?”
Papa Pratama : “Iya,” (memeluk istri dan anak-anaknya)
-Script 5-
Kemudian, Satrya telah kembali dari toilet, bersamaan dengan Meta dan Bondan yang baru datang. Tak lama kemudian, Olive mengetuk pintu..
Olive : “Ehm.. aku boleh masuk, kan?” (sedikit ragu)
Aldo : “Eh, Kak Olive. Nggak papa masuk aja, Kak!”
Olive : “Sebenernya.. selain mau jenguk Aldo, aku dateng juga untuk minta maaf atas semua kesalahanku sama kalian selama ini. Satrya udah jelasin semua ke aku. Kalian mau, kan, maafin aku..?”
Meta : Aku juga minta maaf, soalnya udah ngomong kasar ke kamu. Maafin aku juga, ya?”
Bondan : “Nah, kalau gini kan lebih enak, ya kan, Fren??”
Satrya : “Aku juga seneng kalo kita semua akur lagi kayak dulu,” (sambil tersenyum)
Luna : “Makanya, laen kali kalo mau naksir cowok nggak usah pake acara kompakan..!”
Semua : (tertawa bersama-sama)
Tita : “Eh, sorry kalo ganggu. Sebelumnya aku mau minta maaf sama kalian. Selama ini aku salah pilih temen. Aku sadar Lexa cuma manfaatin aku aja. Kalian mau, kan, nerima aku jadi teman kalian??” (tiba-tiba muncul!)
Semua : “Ya boleh, lah!!”
Sesaat kemudian, handphone Tita berdering nyaring, mengejutkan semua orang… Terkejutlah semua orang dalam ruangan itu saat mendengar berita bahwa Alexa mengalami kecelakaan!
Meta : “Lho kok..?!”
Bondan : “Terus keadaannya gimana sekarang..?”
Olive : “Di Rumah Sakit mana?”
Luna : “Parah apa nggak?”
Aldo : “Alexa itu siapa…?”
Tita : (hanya diam mendengarkan semua pertanyaan itu)
Satrya : “Gini aja. Sekarang biar Tita ceritain semua yang dia tahu tentang keadaan Alexa sekarang,”
Aldo : “Iya, ayo cerita. Aldo juga pengen tahu!”
Tita hanya diam. Dia masih shock dengan banjir pertanyaan barusan.
Olive : “Titaaa ??”
Tita : “Hmm.. jadi gini, sekitar satu jam yang lalu Lexa ceritanya mau ke sini. Dan tadi berita dari rumah sakit bilang kalo Lexa ditemuin jatuh di perempatan deket sini. Katanya keadaannya cukup kritis sih,”
Meta : “Rumah Sakit mana?”
Tita : “Emm, Cempaka apaa gitu, lupa aku—”
Bondan : “Cempaka Husada, Ta?”
Tita : “Nah itu! Bener!”
Bondan : “Ya ampun Taaa, itu kan Rumah Sakit ini! Ayo ayo kita tanya ruangan mana!” (semua orang menepuk jidat)
Olive : “Ya udah, sekarang kita bareng-bareng buruan cari. Om, tante, kita semua permisi dulu yah!!”
Dan tak lama kemudian mereka semua tiba di ruangan tempat Alexa dirawat.
Tita : “Lexa… kamu nggak apa-apa kan?” (paling antusias)
Alexa : “Aku udah agak mendingan kok.. makasih ya kalian semua udah mau jenguk aku..”
Meta : “Ya.. walaupun kita masih agak kesel ama kamu,” (sedikit ketus)
Bondan : “Udahlah.. yang kemaren nggak usah diungkit-ungkit lagi!”
Alexa : “Hhm, aku minta maaf yah, selama ini aku banyak banget salah ama kalian. Mau kan, maafin aku??”
Meta : “Iya, kita mau kok maafin kamu! Tapi ada syaratnya, lho!”
Alexa : “Apa syaratnya?”
Meta : “Kalo kamu udah sembuh nanti, traktir kita semua makan!!” (sambil tersenyum-senyum)
Luna : “Eitz.. satu lagi, adek aku juga diajak yah?” (merayu)
Semua : (tertawa bersama-sama)
Tak ada satupun manusia di dunia ini yang sempurna. Mereka semua tak pernah luput dari kesalahan. Oleh karna itu meminta maaflah jika merasa bersalah. Dan maafkanlah bila ada yang bersalah. Semua akan indah jika kita saling memaafkan satu sama lain.
-Script 6-
Selesai
SUMBER : http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/04/05/naskah-drama-bahasa-indonesia-arti-sahabat/
Langganan:
Postingan (Atom)


